10 Kejadian Angker Di Gunung Salak Bogor Jawa Barat



Banyak yang mengira kalau gunung Salak berasal dari kata buah ‘Salak’, namun sebenarnya nama gunung yang terletak di Bogor dan Sukabumi Jawa Barat ini berasal dari kata Sansekerta ‘Salaka’ yang berarti ‘Perak’. Gunung Salak juga dianggap suci lantaran dipercaya sebagai tempat menghilangnya Prabu Siliwangi, pendiri kerajaan Padjajaran. Untuk yang sering mendaki gunung, pasti kalian tahu kalau sikap dan perkataan harus dijaga saat mendaki karena gunung-gunung di Indonesia terkenal banyak penunggunya. Gunung Salak ini adalah satu dari sekian banyak gunung yang paling terkenal akan ke-angker-annya. Apa saja itu? Saya mengumpulkan 10 Kejadian Angker Di Gunung Salak di bawah ini.

Kapan Kabupaten Bogor Barat Disahkan?



BOGOR - Kepastian pembentukan Kabupaten Bogor Barat (KBB) sudah semakin dekat. Kemarin, DPD RI memutuskan untuk menyetujui pemekaran Kabupaten Bogor, dan menetapkan KBB sebagai Daerah Otonomi Baru (DOB) melalui rapat paripurna di Jakarta. Bersama dengan 21 DOB lainnya, KBB akan direkomendasikan untuk disahkan dalam sidang paripurna DPR RI, Kamis (25/9) di Senayan.

"Hasil verifikasi kunjungan komisi I di Bogor Barat beberapa waktu lalu berbuah manis. Kini KBB telah disetujui dalam sidang paripurna DPD RI. Hal ini semakin memantapkan pembentukan KBB tahun ini," ujar Dewan Penasehat Komite Persiapan Pembentukan Kabupaten Bogor Barat Haryanto Surbakti.

Mengenal Lebih Dekat Desa Tapos II, Tenjolaya Bogor.


Jika Anda sedang berkunjung ke Kabupaten Bogor, Jawa Barat, tepatnya di jalur wisata Gunung Salak Endah, jangan lupa untuk singgah sejenak di desa wisata Tapos 2.
Desa wisata Tapos 2 sendiri terletak di kecamatan Tenjolaya, Bogor. Desa wisata ini menawarkan keunikan tersendiri baik dari segi pemandangan dan keindahan alamnya dan juga ekosistem yang ada disana.

Selain itu, tradisi masyarakatnya yang masih dilestarikan juga menjadi daya tarik tersendiri bagi desa Tapos 2. Desa ini sendiri terletak di 700 hingga 900 dari permukaan laut. Makanya tak heran jika suasana disini lumayan dingin.

Jika menengok kesebelah selatan, Anda bisa melihat kokohnya gunung Salak. Sedangkan disebelah timur berdiri kokoh gunung Pangrango dengan panorama pedesaan yang khas.

Kode wilayah kendaraan bermotor di Indonesia



Tanda Nomor Kendaraan Bermotor (TNKB), atau sering kali disebut plat nomor atau nomor polisi (nopol), adalah plat aluminium tanda kendaraan bermotor di Indonesia yang telah didaftarkan pada Kantor Bersama Samsat
Penggunaan tanda nomor kendaraan bermotor di Indonesia, terutama di Jawa, merupakan warisan sejak zaman Hindia Belanda, yang menggunakan kode wilayah berdasarkan pembagian wilayah karesidenan. Berikut kode wilayah pendaftaran kendaraan bermotor ditetapkan oleh Peraturan Kapolri Nomor Polisi 4 Tahun 2006.

Ibukota Kabupaten Bogor Barat, Cigudeg?


Bogor - Kecamatan Cigudeg yang berada di kawasan Kabupaten Bogor saat ini semakin memantapkan pembangunan kawasannya. Hal ini dikarenakan kecamatan Cigudeg akan menjadi pusat pemerintahan Kabupaten Bogor Barat. Saat ini Cigudeg masih tergabung dalam pemerintahan kabupaten Bogor. Pemekaran daerah ini masih dalam tahap perencanaan dan belum diputuskan kapan akan dilaksanakan.
Informasi ini didapatkan dari staf kantor kecamatan Cigudeg, Leni Surianti. Ia mengatakan desa Cigudeg akan menjadi ibukota pemerintahan pemekaran daerah Tingkat II Kabupaten yang akan deberi nama Kabupaten Bogor Barat.

Tempat Wisata Sukabumi Bernuansa Alam


Panorama Dunia.
 

Sukabumi merupakan salah satu kota yang ada di Jawa Barat. Udara yang sejuk dan juga pemandangan yang indah tersaji di daerah Sukabumi. Keindahan alam ini menjadikan Sukabumi sebagai tempa tujuan wisata alam yang ada di Jawa Barat. Tempat wisata sukabumi di dominasi dengan wisata alam karena memang letak geografis kota Sukabumi yang berbukit dan berbentuk pegunungan.

Wisata alam yang ada di kota Sukabumi ini sudah terkenal di berbagai wilayah Indonesia bahkan sampai ke manca negara. Bagi anda yang menyukai wisata alam dan menyukai wisata yang berbau tantangan alam wajib untuk mengunjungi kota Sukabumi ini. Disana anda akan terpuaskan dengan berbagai tempat wisata sukabumi yang sangat menantang dan menyenangkan.

7 Tempat Wisata Cianjur Tereksotis


Kabupaten Cianjur, adalah sebuah kabupaten di Provinsi Jawa Barat, Indonesia. Ibukotanya terletak di kecamatan Cianjur. Kabupaten ini berbatasan dengan Kabupaten Bogor dan Kabupaten Purwakarta di Utara , Kabupaten Bandung, Kabupaten Bandung Barat, dan Kabupaten Garut di timur, Samudra Hindia di selatan, serta Kabupaten Sukabumi di barat.

Sebagian besar wilayah Cianjur merupakan daerah pegunungan, dengan sebagian pantai selatan berupa dataran rendah yang sempit. Sungai terpanjang di Cianjur adalah Sungai Cibuni, yang bermuara di Samudra Hindia. Perjalanan ke Cianjur bisa ditempuh dari Jakarta melewati jalur Puncak, jalur Sukabumi, atau jalan alternatif melalui Jonggol.

Daftar Tempat Wisata Di Bogor Dan Sekitarnya


Kasep Bogor
 

Berbagai tempat wisata yang menarik dan indah yang dimiliki kawasan bogor dapat Anda jadikan destinasi wisata ketika ingin liburan menuju kota Bogor dan sekitarny. Puncak Bogor adalah salah satu nama kawasan wisata yang paling populer dan sering menjadi tempat tujuan utama para wisatawan yang berasal dari Jakarta, Jawa Barat, Pulau Jawa, Indonesia bahkan wisatawan asing.

Selain itu Bogor juga memiliki wisata Andalan lainnya seperti Taman Safari Indonesia di Cisarua, Kebun Raya Bogor dan Istana Bogor, The Jungle Bogor Nirwana Water Adventure, The Highland Park Resort, dan masih banyak lagi wisata Bogor yang dapat Anda kunjungi bersama dengan keluarga maupun kerabat dekat Anda.

Pura Eksotis di Bogor

Tahukah Anda bahwa di Bogor terdapat pura terbesar di Jawa Barat? Pura tersebut adalah Parahyangan Agung Jagatkartta. Pura ini didirikan pada tahun 1995 dan memiliki luas 3 hektar. Suasana disini begitu segar karena pura ini terletak di lereng Gunung Salak, tepatnya di Kampung Warungloa RT 03/09, Desa Tamansari, Kecamatan Tamansari, sekitar 13km dari Bogor arah ke selatan.

Untuk mencapai tempat ini tidak sulit, bisa ditempuh dengan kendaraan pribadi atau angkutan umum. Jika Anda menggunakan angkutan umum Anda hanya akan diantar sampai depan jalan menuju pura. Darisini untuk mencapai pura ada 2 opsi. Pertama Anda bisa naik ojeg sampai pura seharga Rp 7000, atau Anda bisa jalan kaki sejauh 1 km. Opsi jalan kaki tidak buruk karena sepanjang jalan udaranya sangat sejuk dan suasananya begitu asri dipenuhi pepohonan.

Kawasan Jalur Puncak II Jadi Incaran Para Pengembang Properti



Jalurpuncak.com, Berita – Pembangunan jalur puncak II di Bogor-Cianjur Jawa Barat membuat para pengembang properti melirik dan mulai bergerilya kawasan itu. Kawasan ini diprediksi menjadi pusat pertumbuhan baru di Jawa Barat.

Direktur Eksekutif Indonesia Property Watch (IPW) Ali Tranghanda menegaskan, pemerintah daerah harus sudah memiliki rencana tata ruang yang ketat kawasan ini. Ia mengakui jika tak ada tata ruang yang jelas, kawasan ini akan hanya menjadi kawasan komersial sehingga harga tanahnya akan melejit.

“Saya lihat sebetulnya kalau secara mengurai kemacetan bagus. Masalahnya ketika akses dibuka, Kabupaten Bogor harus mempersiapkan tata ruang yang jelas ketika itu dibuka sepanjang jalan itu jadi komersial, itu perlu dipersiapkan tata ruang yang jelas, jangan sampai tata ruang jadi tata uang,” kata Ali kepada detikFinance, Selasa (3/6/2014)

Pemerintah Pusat Harus Tanggap merespon Rencana Pembangunan Poros Tengah Timur



SENTUL CITY (Bogor Online) Program Pemerintah Kabupaten Bogor, untuk membuka jalur poros tengah timur sepanjang 47 kilometer luas 30 meter, dinilai oleh banyak kalangan sebagai program paling spektakuler. Merupakan sejarah baru di Indonesia, pemerintah membangun jalan sepanjang itu tanpa mengeluarkan anggaran pembebasan lahan.

“Karena sudah mengetahui nilai strategis dari program pembukaan jalur baru, yang menghubungkan sentul, Kabupaten Bogor dengan Taman Bunga Cipanas, para pengusaha tidak ragu lagi untuk melakukan aksi hibah untuk jalan,” ujar Direktur PT Bhakti Putra Bangsa, Iedfil Jaya Anwar, Rabu (8/6) kemarin.

Proyek Jalan Puncak II 48 Km, Lereng Pegunungan Sentul-Cipanas akan Dibom

Cianjur -Kementerian Pekerjaan Umum (PU) mulai mengerjakan pembangunan jalur Puncak II rute Sentul-Cipanas atau alternatif puncak Jawa Barat. Jalan ini akan menjadi penopang Jalan Raya Bogor dan jalan menuju Puncak yang selama ini sudah padat.

Konstruksi proyek ini terkendala kondisi bebatuan yang keras untuk dikerjakan. Sehingga ada rencana meledakkan dengan bom beberapa lokasi yang kondisi tanahnya keras, kegiatan peledakan ini juga untuk membelah lereng pegunungan di lintasan proyek tersebut.

"Kondisi tanahnya itu tanah lempung di atas tetapi di bawah keras sekali dan susah sekali. Jadi keras di dalamnya atau disebut clay soil. Tingkat kemiringan juga 20% kemungkinan kita akan diledakkan," ujar Kepala Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional Wilayah IV Bambang Hartadi saat ditemui di Jalan Lingkar Timur Cianjur Jawa Barat, Jumat (5/7/2013).

Jalan Sentul-Cipanas akan segera dibangun

Bandung (ANTARA News) - Pemerintah Provinsi Jawa Barat berencana membangun jalan Sentul-Cipanas, Bogor, atau jalur Puncak II di kawasan hutan lindung.

"Itu puncak II, rencananya pembangunan jalan tersebut akan menggunakan lahan di kawasan hutan lindung setempat," kata Wakil Gubernur Jabar Deddy Mizwar di Bandung, Selasa.

Ia menuturkan pembangunan jalan Puncak II sebagai upaya pemerintah mengatasi kemacetan arus lalu lintas di Puncak Bogor.

Namun, menurut dia, pembangunan jalan itu mengalami kendala seperti sulitnya pembebasan lahan dan harus menggunakan lahan kawasan hutan lindung.

Sejarah Kota dan Kabupaten Sukabumi hingga 1942



Tidak banyak ditemukan literatur mengenai sejarah Sukabumi. Buku yang ditulis Ruyatna Jaya, Sejarah Sukabumi yang diterbitkan Pemkot Sukabumi pada 2003  disebutkan bahwa penguasa pertama kawasan ini seorang Raja bernama Dewawarman (130-168 M). Buktinya adalah altar batu situs Tugu Gede di Cisolok, arca siwa di Jampang Tengah yang tersimpan di Musuem Sri Baduga, Bandung.  Kawasan ini kemudian masuk ke dalam kerajaan Pajajaran.

Awalnya cikal  bakal kota ini adalah beberapa kampung seperti  Cikole dan .  Setelah jatuh ke tangan Mataram daerah ini berada dalam kekuasaan VOC pada 1677 sebagai balas jasa VOC membantu Sunan Amangkurat II menumpas pemberontakan Tarunajaya. Kawasan ini awalnya tidak punya arti ekonomis bagi VOC, sampai ketika kopi jadi komoditi penting.

Sejarah Kota Bogor



Kota Bogor adalah sebuah kota di Provinsi Jawa Barat, Indonesia. Kota ini terletak 54 km sebelah selatan Jakarta, dan wilayahnya berada di tengah-tengah wilayah Kabupaten Bogor. Luasnya 21,56 km², dan jumlah penduduknya 834.000 jiwa (2003). Bogor dikenal dengan julukan kota hujan, karena memiliki curah hujan yang sangat tinggi. Kota Bogor terdiri atas 6 kecamatan, yang dibagi lagi atas sejumlah 68 kelurahan. Pada masa kolonial Belanda, Bogor dikenal dengan nama Buitenzorg (pengucapan: boit'n-zôrkh", bœit'-) yang berarti "tanpa kecemasan" atau "aman tenteram".

Kabupaten Bogor Barat


Layak kalau sebagian masyarakat Kabupaten Bogor, terutama warga masyarakat yang berada di wilayah Bogor bagian Barat gegap gempita menyambut rencana pemerintah untuk memekarkan wilayahnya menjadi dua, yakni Kabupaten Bogor dan Kabupaten Bogor Barat. Konon rencana pemekaran Kabupaten Bogor Barat ini dipastikan akan memperoleh persetujuan DPR RI, yang nantinya akan ditetapkan sebagai daerah tingkat II baru di Propinsi Jawa Barat.

Lembaga Pengembangan dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) Institut Teknologi Bandung (ITB) menentapkan Desa Cigudeg, Kecamatan Cigudeng layak terpilih sebagai Ibukota Kabupaten Bogor Barat (KBB) jika kelak daerah itu merdeka dari Kabupaten Bogor. “Dari hasil penelitian di wilayah itu baik dari segi geografis, ekonomi, sosial dan budaya yang mencakup 215 berbagai aspek ternyata Desa Cigudeg memenuhi persyaratan di antaranya soal kemiringan tanahnya yang hanya 0-6 derajat,” ujar Ketua Tim Peneliti Prof. DR Djoko Sujarto usai memaparkan penelitiannya, belum lama ini. Penetapan Cigudeg menjadi Ibukota Kabupaten Bogor Barat mengalahkan tiga kecamatan lainya, yakni Dramaga, Leuwisadeng dan Jasinga. “Tiga wilayah tadi akan dijadikan kawasan pengembangan, dan perdagangan serta jasa, ” ujar Djoko seraya menyebutkan KBB bakal lebih cepat maju mengingat potensi sumber daya alamnya yang melimpah.

Sejarah Kabupaten Cianjur


Tiga abad silam merupakan saat bersejarah bagi Cianjur. Berdasarkan sumber sejarah yang tertulis, sejak tahun 1614, daerah Gunung Gede dan Gunung Pangrango ada di bawah Kesultana Mataram. Sekitar tanggal 2 juli 1677 disebutkan, Raden Wira Tanu putra R. A. Wangsa Goparana Dalem Sagara Herang mengemban tugas untuk mempertahankan daerah Cimapag. Upaya Wira Tanu untuk mempertahankan daerah ini, erat kaitannya dengan desakan Belanda / VOC saat itu yang ingin mencoba menjalin kerjasama dengan Sultan Mataram Amangkurat I. Namun sikap patriotik Amangkurat I yang tidak mau bekerjasama dengan Belanda / VOC mengakibatkan ia harus rela meninggalkan keraton tanggal 2 juli 1677.

Membangun Pariwisata Beradab dikawasan BOPUNJUR


BOPUNJUR merupakan kawasan pariwisata yang SANGAT dikenal luas baik dari dalam maupun dari luar negeri; Ke-elokan puncak dan hawa sejuknya telah menghantarkan kawasan ini menjadi primadona wisatawan domistik maupun manca negara untuk berkunjung bahkan tidak sedikit kalangan pengusaha men-investasikan modalnya membangun sarana penunjung seperti hotel, restoran dll.

Jikalau kita saat ini menelusuri kawasan BOPUNJUR mulai dari keluar tol gadog hingga perbatasan wilayah kabupaten Bogor saja, bagi yang mengenal benar kawasan Bopunjur akan sangat terasa BEDA-nya; Bopunjur kini bukanlah Bopunjur yang dulu lagi, Bopunjur kini seperti perawan desa yang kehilangan kehormatannya, jika di lihat tampak masih indah tapi jika dirasakan tak ada lagi saripati keindahan yang bisa dibanggakan.

Antara Bopunjur dan Banjir di Ibu Kota RI


Di tengah melimpahnya air banjir, keluarga Kusnadi (69), warga kawasan Senen, Jakarta Pusat, justru kesulitan air untuk mandi, cuci, dan kakus. Pasalnya, jet pump di depan rumahnya terendam air sehingga tidak bisa beroperasi.

Penderitaan keluarga Kusnadi tidak seberapa dibandingkan ribuan warga yang rumahnya tidak jauh dari Sungai Ciliwung, seperti Kampung Pulo, Kampung Melayu, Jakarta Timur. Ini akibat ketinggian air di perkampungan langganan banjir itu rata-rata di atas 1,5 meter.
Untuk membantu meringankan penderitaan warga saat banjir, Lembaga Afiliasi Penelitian dan Industri (LAPI) Indowater ITB bersama Ikatan Dokter Indonesia (IDI) mengoperasikan water treatment plan (WTP) mobile. WTP adalah alat pengolah air bersih bergerak milik Kementerian Pekerjaan Umum yang ditempatkan di Kampung Pulo, Kampung Melayu.

Megapolitan dan BOPUNJUR

Kuliner Khas BOPUNJUR